LABUHANBATU – Kepolisian Sektor Bilah Hulu menggerebek sebuah lokasi di Dusun Mual Mas, Desa Kampung Dalam, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa, (16/6).
Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima laporan warga mengenai dugaan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan tersebut.
Operasi yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB itu dipimpin Kapolsek Bilah Hulu AKP Syamsul Bahri Dalimunthe bersama personel Polsek Bilah Hulu. Dalam kegiatan tersebut, polisi turut melibatkan tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk transparansi penanganan laporan warga.
Menurut Syamsul Bahri, informasi yang diterima menyebutkan area perkebunan kelapa sawit milik warga di Dusun Mual Mas diduga kerap dijadikan lokasi transaksi dan penggunaan narkotika.
“Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami melakukan penyisiran dan pemeriksaan di lokasi yang dimaksud,” kata Syamsul Bahri.
Saat penggerebekan berlangsung, polisi tidak menemukan adanya transaksi narkotika maupun pengguna yang sedang beraktivitas di lokasi. Namun, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.
Barang-barang tersebut ditemukan di beberapa titik di area perkebunan sawit yang menurut informasi warga sering dijadikan tempat berkumpul oleh orang-orang yang diduga menggunakan narkotika.
Dari lokasi, polisi mengamankan sembilan plastik klip transparan kosong berukuran kecil dan sedang, tiga mancis, lima alat hisap sabu atau bong, dua sekop yang dibuat dari pipet plastik, serta satu kaca pireks yang lazim digunakan sebagai perlengkapan konsumsi sabu.
Meski menemukan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika, polisi belum mengamankan pelaku dalam operasi tersebut. Kepolisian juga masih mendalami temuan itu untuk menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat.
Syamsul Bahri mengatakan pengawasan di kawasan tersebut akan terus ditingkatkan guna mencegah kembali munculnya aktivitas penyalahgunaan narkotika.
“Kami akan terus melakukan patroli dan pemantauan. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu pengungkapan kasus narkotika di wilayah ini,” ujarnya.
Sejumlah warga menyambut baik langkah kepolisian yang merespons laporan masyarakat. Mereka berharap pengawasan berkelanjutan dapat menekan peredaran narkoba yang dikhawatirkan meresahkan lingkungan sekitar.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 13.00 WIB itu berakhir dalam keadaan aman dan kondusif. Polisi memastikan lokasi yang diduga rawan penyalahgunaan narkotika tersebut tetap menjadi fokus pengawasan aparat.(Red)


















