banner 970x250

Sambut Idul Adha 1447 H, Ade Parlaungan Nasution Ajak Umat Perkuat Tauhid Sosial dan Solidaritas

labuhanbatukini.id

RANTAUPRAPAT — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Presidium MW KAHMI Sumatera Utara periode 2026–2031, Ade Parlaungan Nasution, mengajak umat Islam menjadikan momentum kurban sebagai penguatan nilai ketauhidan, kepedulian sosial, dan persaudaraan kebangsaan.

banner 325x300

Dalam keterangannya yang diterima di Rantauprapat, Selasa (26/5/2026), Ade menegaskan bahwa esensi ibadah kurban tidak berhenti pada prosesi penyembelihan hewan, melainkan harus melahirkan kesadaran sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.

“Kurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan. Di dalamnya terdapat nilai ketundukan total kepada Allah SWT, sekaligus pendidikan moral untuk menekan egoisme dan memperkuat kepedulian terhadap sesama,” kata Ade.

Akademisi yang juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan keumatan itu menilai, nilai-nilai Idul Adha relevan dijadikan refleksi bersama di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang masih dihadapi masyarakat.

Menurutnya, semangat pengorbanan yang diajarkan dalam Idul Adha harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk memperkuat solidaritas sosial, membantu masyarakat kurang mampu, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Tauhid tidak hanya dimaknai dalam hubungan spiritual kepada Tuhan, tetapi juga harus tercermin dalam sikap sosial, seperti kepedulian, keadilan, dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ade juga mengajak masyarakat Sumatera Utara menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah guna menjaga keharmonisan sosial.

“Mari jadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menumbuhkan empati sosial, dan membangun semangat gotong royong demi kemajuan bersama,” katanya.

Pemerintah sebelumnya menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, berdasarkan hasil sidang isbat bersama organisasi-organisasi Islam di Indonesia.

Pesan yang disampaikan Ade Parlaungan Nasution mendapat respons positif dari berbagai kalangan karena dinilai menghadirkan pesan keagamaan yang menyejukkan sekaligus relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.(*)

banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *