banner 970x250

Kolaborasi Lawan Narkoba, Posko KBN Jadi Pusat Edukasi dan Pelaporan Warga

LABUHANBATU – Perang melawan narkotika tidak cukup hanya dilakukan melalui penangkapan dan penindakan hukum. Menyadari hal itu, Polres Labuhanbatu mulai memperkuat garis pertahanan di tingkat masyarakat dengan meresmikan Posko Kampung Bebas Narkoba (KBN) di Kelurahan Padang Matinggi, Jumat, (19/6).

Langkah tersebut mendapat dukungan dari Tim Media Satres Narkoba (MSN) Polres Labuhanbatu.

banner 325x300

Tim MSN menilai pembentukan Kampung Bebas Narkoba merupakan upaya strategis untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika melalui keterlibatan langsung masyarakat.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan ikrar bersama yang melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Kehadiran posko ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi pusat edukasi, deteksi dini, dan pelaporan terhadap dugaan penyalahgunaan narkotika.

Tim MSN menyebut program tersebut menunjukkan komitmen Polres Labuhanbatu dalam mengedepankan pendekatan pencegahan selain penegakan hukum.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, sebelumnya menegaskan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

Karena itu, Posko Kampung Bebas Narkoba dibentuk sebagai wadah untuk meningkatkan kesadaran dan keberanian warga melaporkan indikasi pelanggaran di lingkungannya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto, memastikan pihaknya akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Posko ini harus menjadi instrumen nyata dalam membangun partisipasi masyarakat. Setiap informasi yang disampaikan warga akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Hardiyanto dalam kegiatan peresmian.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari berbagai unsur Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Selain peresmian posko, kegiatan turut diisi dengan penyaluran bantuan sosial kepada anak yatim dan warga kurang mampu.

Pembentukan Kampung Bebas Narkoba menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tengah ancaman peredaran narkotika yang terus menjadi tantangan serius di berbagai daerah.

Keberhasilan program ini, pada akhirnya, akan sangat bergantung pada konsistensi pengawasan aparat dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungannya dari penyalahgunaan narkoba.(*)

banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *