banner 970x250

Hadapan Pelajar SMKN 1 Bilah Hilir, HT Milwan: Pancasila Harus Hidup dalam Perilaku, Bukan Sekadar Hafalan

LABUHANBATU – Penguatan ideologi Pancasila dinilai tidak cukup berhenti pada tataran teori. Nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan semangat generasi muda dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan yang digelar Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, HT Milwan, di SMK Negeri 1 Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (28/7)

Kegiatan tersebut menghadirkan akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU), Dr. Faisal Andri Mahrawa, S.IP., M.Si., sebagai narasumber dan dikemas dalam format dialog interaktif bersama para siswa.

Kegiatan mendapat sambutan antusias dari kepala sekolah, guru, dan ratusan siswa. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi yang membahas implementasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah maupun kehidupan bermasyarakat.

Dalam pemaparannya, HT Milwan menegaskan bahwa keberhasilan tidak lahir dari keberuntungan, melainkan dari kerja keras, disiplin, serta penghormatan kepada orang tua dan guru. Ia membagikan perjalanan hidupnya mulai dari pengabdian di dunia militer, memimpin daerah, hingga dipercaya menjadi anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara sebagai gambaran bahwa setiap cita-cita dapat diraih melalui ketekunan.

“Tidak ada prestasi tanpa kerja keras. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, mintalah doa dan restu orang tua, serta hormati bapak dan ibu guru. Itu adalah fondasi utama untuk meraih masa depan,” kata Milwan.

Menurut Milwan, generasi muda merupakan aset strategis bangsa. Karena itu, mereka harus dipersiapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter kebangsaan yang kuat agar mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Sementara itu, Dr. Faisal Andri Mahrawa mengajak para siswa berani menetapkan cita-cita tinggi tanpa menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai alasan untuk menyerah. Ia mengisahkan perjalanan pendidikannya dari jenjang sarjana hingga doktor yang ditempuh melalui beasiswa prestasi.

“Saya berasal dari keluarga sederhana. Ketika sebagian orang belajar di tempat yang nyaman, saya belajar di ruang yang sederhana. Yang membedakan bukan fasilitas, melainkan kemauan untuk terus belajar dan bekerja lebih keras,” ujarnya.

Faisal kemudian memperkenalkan konsep Need for Achievement (n-Ach) yang dikembangkan psikolog David McClelland. Menurutnya, motivasi berprestasi merupakan dorongan yang dapat tumbuh melalui lingkungan yang positif, kebiasaan belajar yang disiplin, dan keberanian menetapkan target yang tinggi.

Memasuki materi utama, Faisal menguraikan makna setiap sila Pancasila dengan menghubungkannya pada persoalan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari toleransi, disiplin, integritas, hingga tanggung jawab dalam penggunaan media digital. Ia menekankan bahwa pengamalan Pancasila harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Pada sesi penguatan wawasan kebangsaan, Faisal menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya yang berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

Diskusi berlangsung dinamis. Para siswa mengajukan berbagai pertanyaan mengenai tantangan menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi, pentingnya literasi digital, serta langkah-langkah membangun budaya berprestasi tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan.

Melalui kegiatan tersebut, HT Milwan berharap penyebarluasan ideologi Pancasila tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi ruang edukasi yang mampu membentuk generasi muda berkarakter, berintegritas, berprestasi, dan memiliki komitmen kuat menjaga persatuan bangsa.(MS)

banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *