banner 970x250

Tanpa Lawan, Andar Amin Harahap Dikukuhkan sebagai Ketua Golkar Sumut

Labuhanbatukini.id, Medan — Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sumatera Utara menetapkan Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD Golkar Sumut periode 2025–2030 secara aklamasi.

Penetapan tersebut berlangsung dalam sidang pleno Musda yang digelar di Hotel JW Marriott Medan, Minggu (1/2/2026) malam.

banner 325x300

Andar Amin Harahap menjadi satu-satunya kandidat yang lolos verifikasi dukungan, sehingga Musda berakhir tanpa kontestasi. Dari total pemegang hak suara, Andar mengantongi 31 dukungan, melampaui ambang batas minimal 30 persen sebagaimana diatur dalam tata tertib Musda.

Dukungan mayoritas tersebut berasal dari DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Sumatera Utara serta unsur organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan Partai Golkar. Konsolidasi dukungan ini telah terbentuk sebelum Musda digelar.

Sementara itu, bakal calon lain, Hendriyanto Sitorus, Bupati Labuhanbatu Utara, gagal melanjutkan pencalonan karena hanya memperoleh dua dukungan.

Meski sempat mengembalikan formulir pendaftaran, Hendriyanto tidak memenuhi syarat dukungan minimal dan otomatis gugur dari proses seleksi.

Ketua DPP Partai Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily dalam pidato pembukaan Musda menyampaikan apresiasi kepada kader Golkar Sumatera Utara atas capaian elektoral pada Pemilu 2024.

Ia menyoroti perolehan delapan kursi DPR RI dari Sumut sebagai bentuk peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader Golkar di Sumatera Utara.
Pencapaian delapan kursi DPR RI menunjukkan kerja politik yang solid dan terstruktur,” ujar Ace.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menegaskan bahwa Musda tidak semata-mata menjadi ajang pergantian kepemimpinan, melainkan momentum konsolidasi organisasi.

“Musda ini bukan hanya soal siapa ketuanya, tetapi bagaimana menyamakan visi, menyatukan pandangan, dan memastikan arah perjuangan Golkar ke depan berjalan seirama,” kata Doli.

Ia juga berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat sinergi Partai Golkar dengan pemerintah daerah dalam mendukung program-program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sebelumnya, Yasyir Ridho Lubis, menyatakan bahwa instrumen partai di tingkat pusat, termasuk DPP, organisasi sayap seperti AMPG dan KPPG, DPD, serta Dewan Pertimbangan, tidak secara resmi memberikan dukungan kepada kandidat mana pun.

Sikap tersebut diambil untuk menjaga netralitas dan kondusivitas Musda.
Namun demikian, peta politik internal menunjukkan bahwa dukungan mayoritas di tingkat kabupaten/kota telah memastikan dominasi Andar Amin Harahap sejak sebelum Musda berlangsung.

Penetapan Andar secara aklamasi menandai berakhirnya fase kontestasi dan dimulainya tahap konsolidasi internal Partai Golkar Sumatera Utara pasca-Musda.

Tantangan ke depan adalah menjaga soliditas organisasi serta menerjemahkan dukungan politik menjadi kerja elektoral konkret menghadapi agenda politik nasional dan daerah.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Andar Amin Harahap menegaskan komitmennya untuk memperkuat kebersamaan kader.

“Dengan solidaritas dan kerja kolektif seluruh kader, saya yakin Golkar Sumatera Utara dapat melangkah lebih baik ke depan,” ujar Andar.(Red)

banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *