Labuhanbatukini.id, Rantauprapat — Upaya penyelundupan sabu dalam jumlah besar kembali digagalkan aparat Polres Labuhanbatu. Seorang pria berinisial MMZ (23) ditangkap karena diduga membawa narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1.045 gram atau lebih dari satu kilogram.
Penangkapan dilakukan setelah Satuan Reserse Narkoba menerima informasi dan melakukan penyelidikan di lapangan. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu bungkus besar sabu yang dibalut plastik kresek dan dilapisi lakban. Polisi juga menyita satu unit telepon genggam serta uang tunai Rp70 ribu yang diduga terkait aktivitas tersebut.
MMZ diketahui merupakan warga Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Berdasarkan pemeriksaan awal, ia diduga berperan sebagai kurir yang hendak mengantarkan sabu ke wilayah Sumatera Barat atas perintah seseorang yang kini diburu penyidik.
“Dari keterangan sementara, tersangka hanya bertugas mengantar. Namun kami masih mendalami siapa pengendali dan pemilik barang ini,” kata Kepala Satuan Reserse Narkoba AKP Hardianto, Minggu (2/3).
Polisi belum mengungkap nilai ekonomis barang bukti tersebut, namun dengan berat lebih dari satu kilogram, sabu itu diperkirakan bernilai ratusan juta rupiah di pasaran gelap.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya melalui Pelaksana Tugas Kepala Seksi Humas IPTU Arwin menegaskan pengungkapan ini bagian dari operasi berkelanjutan memutus jalur distribusi narkotika lintas provinsi.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba. Pengembangan terus dilakukan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” ujarnya.
Secara hukum, tersangka terancam dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana berat, termasuk kemungkinan hukuman seumur hidup atau pidana mati apabila terbukti sebagai bagian dari jaringan peredaran dalam jumlah besar.
Hingga kini, penyidik masih menelusuri asal barang, pola distribusi, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. Polisi memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur dan asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan (Red).


















