Labuhanbatukini.id, Sumatera Utara – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan data terbaru korban bencana banjir dan tanah longsor, serta bandang di Aceh dan Sumatera. Hingga Senin (15/12/2025) awal pekan ini, jumlah korban yang dilaporkan tewas tercatat 1.022 orang.
Dari jumlah seluruh korban yang tewas hingga saat ini, jumlah tewas terbanyak di provinsi Aceh yakni 424 orang. Kemudian, di Sumatera Utara tercatat 355 orang dan Sumatera Barat 243 orang tewas.
Selain itu, jumlah korban luka-luka di Aceh yang terdata di BNPB juga yang terbanyak, mencapai 4.300 orang dan yang masih dinyatakan hilang 32 orang.
Sedangkan di Sumatera Utara, korban luka-luka sebanyak 2.300 orang dan dinyatakan hilang 84 orang. Untuk di Sumatera Barat, tercatat korban luka-luka 382 orang dan hilang 90 orang.
Selain itu, data dari data terbaru yang dilihat di situs resminya, BNPB juga menyebut bencana di tiga provinsi ini menyebabkan 158.049 rumah rusak, dengan kondisi mayoritas rumah rusak berat.
BNPB juga mencatatkan sebanyak 1.200 fasilitas umum, 219 fasilitas Kesehatan, 581 fasilitas Pendidikan, 434 rumah ibadah, 290 gedung kantor dan 145 jembatan rusak akibat bencana ini.
Diperkirakan, jumlah korban tewas dalam musibah terbesar yang terjadi di Indonesia pasca tsunami 2024 silam ini akan terus bertambah.
Hal ini mengingat masih banyaknya korban yang belum ditemukan atau dinyatakan hilang, termasuk korban-korban yang belum terdata oleh pemerintah hingga saat ini.***


















