labuhanbatukini.id, LABUHANBATU — Prosesi pelepasan jamaah calon haji Kabupaten Labuhanbatu Kloter 13 Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi berlangsung khidmat di Aula Asrama Haji Rantauprapat, Selasa (05/05/2026) pukul 06.30 WIB.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM, didampingi Wakil Bipati Labuhanbatu H. Jamri, ST serta dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, dan keluarga jamaah.
Data resmi panitia mencatat sebanyak 224 orang tergabung dalam Kloter 13, terdiri dari 218 jamaah dan 6 petugas. Dari jumlah jamaah tersebut, 91 orang laki-laki dan 127 perempuan.
Kepala Kantor Kemenhaj Labuhanbatu, Dr. H. Mahdan Munthe, S.Ag., M.A., merinci jamaah tertua laki-laki adalah Kasmiran Kartiani Abdullah (84 tahun). Sementara jamaah tertua perempuan yakni Nurhamni Dalimunthe (80 tahun) dan Masintan Hasibuan (80 tahun). Adapun jamaah termuda laki-laki, Muhammad Fauzi dan Ahmad Nasyrullah Tsani, masing-masing berusia 18 tahun, serta jamaah termuda perempuan Fitri Anisah Nasution (29 tahun).

Dalam sambutannya, Bupati Maya Hasmita menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan ibadah yang menuntut kesiapan menyeluruh.
“Jaga niat karena Allah SWT, patuhi arahan petugas, serta jaga kesehatan dan nama baik daerah selama di Tanah Suci,” ujarnya.
Ketua DPRD Labuhanbatu, Arjan Priadi Ritonga, turut mengingatkan jamaah agar menjaga kekompakan serta disiplin selama menjalankan rangkaian ibadah, sekaligus meminta petugas memberikan pelayanan optimal.
Jamaah selanjutnya diberangkatkan menuju Embarkasi Haji Medan dan dijadwalkan bertolak ke Arab Saudi melalui Bandara Kualanamu pada 6 Mei 2026.

Prosesi pelepasan diawali dengan adat upa-upa dan tepung tawar sebagai bentuk doa keselamatan. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu juga menyerahkan cenderamata berupa payung dan botol air minum kepada jamaah.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Labuhanbatu, Dr. H. Galih Orlando, S.Pd.I., S.H., M.Kn., menegaskan bahwa kesempatan berhaji merupakan anugerah yang tidak dimiliki semua orang.
“Jamaah haji adalah orang-orang pilihan. Karena itu, jaga ibadah, kesehatan, dan kebersamaan selama di Tanah Suci,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan pesan persatuan lintas iman, menegaskan bahwa keberangkatan jamaah haji merupakan kebanggaan bersama masyarakat Labuhanbatu.
“FKUB mendoakan seluruh jamaah diberikan kelancaran, keselamatan, dan kembali dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.
Pelepasan jamaah haji ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Labuhanbatu, tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai peristiwa keagamaan yang mencerminkan semangat kebersamaan dan doa kolektif bagi keselamatan serta keberhasilan ibadah para jamaah.(MS).


















