labuhanbatukini.id, LABUHANBATU – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bergerak cepat merespons kebakaran yang menghanguskan permukiman warga di Jalan Bakti Lama, Kelurahan Binaraga.
Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita, turun langsung ke lokasi pada Minggu (3/5/2026) untuk memastikan penanganan korban berjalan serta menyerahkan bantuan secara langsung.

Kebakaran yang terjadi pada Selasa (28/4) sore itu berdampak pada 13 kepala keluarga (KK). Dalam kunjungan lapangan, Bupati didampingi unsur Forkopimda dan jajaran perangkat daerah, termasuk Dandim 0209/LB, Ketua DPRD, Dinas Sosial, Diskominfo, Camat Rantau Utara, Lurah Binaraga, dan kepala lingkungan setempat.
Pemkab Labuhanbatu menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai kepada seluruh korban terdampak. Bantuan tersebut ditujukan untuk kebutuhan dasar mendesak selama masa tanggap darurat.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan keprihatinan mendalam. Pemerintah harus hadir dan tidak boleh lambat dalam situasi seperti ini. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban,” tegas Bupati di lokasi.
Dalam dialog terbuka dengan warga, muncul kritik terkait respons armada pemadam kebakaran saat peristiwa berlangsung. Menanggapi hal itu, Bupati menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan kesiapsiagaan Damkar.
“Masukan warga menjadi dasar evaluasi. Tidak boleh ada kelengahan dalam penanganan kebakaran. Kami akan memperkuat sarana, prasarana, serta kesiapan personel agar respons ke depan lebih cepat dan efektif,” ujarnya.
Salah seorang korban, Erliana, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung pemerintah daerah di tengah situasi darurat. Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat membantu warga untuk bertahan pascakebakaran.
“Terima kasih atas perhatian Ibu Bupati. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” katanya.
Adapun 13 warga penerima bantuan yakni Erliana, Ahmad Ramadhan Harahap, Djenggo Hamonangan, Desmiana Situmorang, Rosmuliani Ritonga, Habanuddin Harahap, Marusaha Sitorus, Kenedi Purba, Amos Tambunan, Rittar Barita Gultom, Muhammad Syarifuddin Siregar, Rumia Ernawati Sianturi, dan Juniar Aruan.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menegaskan akan terus memantau kondisi korban serta menyiapkan langkah lanjutan untuk percepatan pemulihan, termasuk kemungkinan dukungan lanjutan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.(MS).


















