banner 970x250

Di Bawah Kumandang Takbir, Kebersamaan Menghangatkan Idulfitri di Labuhanbatu

Labuhanbatukini.id, Rantau Selatan — Pagi itu, langit Ujung Bandar seakan ikut bersaksi. Kumandang takbir mengalun lembut, menyusup ke relung hati setiap jamaah yang memadati Masjid Raya Al-Ikhlas Ujung Bandar, Sabtu (21/3/2026).

Di antara ribuan umat yang hadir, tak ada sekat, semua larut dalam suasana khidmat, merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menahan diri.

banner 325x300

Di saf yang depan barisan ibu – ibu, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita berdampingan dengan masyarakat, begitujuga
Wakil Bupati Jamri berdiri berdampingan dengan masyarakat. Tanpa jarak, tanpa perbedaan. Momen itu terasa sederhana, namun menyimpan makna mendalam tentang kebersamaan dan kesetaraan.

Wajah-wajah haru tampak di antara jamaah. Ada yang menunduk lama dalam doa, ada pula yang menyeka air mata, seolah melepas beban yang selama ini tersimpan. Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan ruang pulang, kembali pada hati yang bersih.

Dalam kesempatan itu, Bupati Maya Hasmita menyampaikan pesan yang mengalir hangat, menyentuh sisi kemanusiaan setiap yang mendengar.

“Idulfitri adalah momentum untuk kembali ke fitrah, saling memaafkan, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” tuturnya dengan penuh ketulusan.

Wakil Bupati Jamri pun mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan yang terasa begitu kuat di hari itu. Menurutnya, harmoni yang terjalin saat Idulfitri adalah fondasi penting untuk membangun Labuhanbatu yang lebih baik.

Dari sudut lain, Ketua BKM Masjid Raya Al Ikhlas Ujung Bandar sekaligus Ketua FKUB Labuhanbatu, DR. Galih Orlando, S.Pd,I.,M Kn, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyaksikan sendiri bagaimana masjid yang dibangun dengan harapan dan perjuangan itu kini dipenuhi umat yang datang dengan hati yang tulus.

Ia mengenang perjalanan panjang renovasi pembangunan masjid yang dimulai sejak masa kepemimpinan Erik Etrada Ritonga dan kini dilanjutkan oleh Bupati Maya Hasmita. Meski masih ada bagian yang perlu disempurnakan, semangat masyarakat untuk memakmurkan masjid ini menjadi bukti bahwa kebersamaan selalu menemukan jalannya.

Usai salat, suasana berubah menjadi lebih hangat. Bupati dan Wakil Bupati turun langsung, menyalami warga satu per satu. Senyum, pelukan, dan sapaan sederhana mengalir tanpa dibuat-buat. Bagi sebagian warga, momen itu menjadi kenangan berharga, bisa bersalaman dan bertatap muka langsung dengan pemimpinnya di hari yang suci.

Pelaksanaan Salat Idulfitri berlangsung tertib dan lancar. Hadir pula jajaran Forkopimda, para pejabat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemuda. Namun lebih dari itu semua, yang terasa paling kuat adalah kehadiran rasa persaudaraan, kepedulian, dan harapan.

Di hari kemenangan ini, Labuhanbatu tidak hanya merayakan Idulfitri. Ia merayakan kebersamaan yang tulus, sebuah pengingat bahwa di tengah perbedaan, selalu ada ruang untuk saling merangkul dan melangkah bersama menuju masa depan yang lebih baik.(MS)

banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *