banner 970x250

Bupati Maya dan Wakapolda Sumut Buka Safari Ramadan Labuhanbatu

Labuhanbatukini.id, Rantau Selatan— Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita bersama Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Brigjen Pol Sony Irawan membuka rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Raya Al-Ikhlas Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Kamis, 5 Maret 2026. Dalam kegiatan itu, keduanya menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat selama Ramadan.

Safari Ramadan tersebut dihadiri Komandan Kodim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, Ketua DPRD Arjan Priadi Ritonga, Wakil Bupati Jamri, Sekda Hasan Heri Rambe, serta tokoh agama dan masyarakat.

banner 325x300

Bupati Maya Hasmita mengatakan Safari Ramadan menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami berharap kehadiran Wakapolda Sumatera Utara dapat semakin memperkuat kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Labuhanbatu,” ujarnya.

Wakapolda Sumut Brigjen Sony Irawan mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan. Ia menegaskan stabilitas daerah hanya dapat terjaga melalui kerja sama pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat.

“Jabatan adalah amanah. Gunakan kewenangan untuk melayani masyarakat,” kata Sony.

Rangkaian kegiatan diisi dengan buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, serta penyerahan bantuan kepada pengurus masjid dan masyarakat yang membutuhkan.

Acara kemudian ditutup dengan tausiyah oleh Ustaz Dr. Galih Orlando. Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga ujian integritas bagi setiap muslim.

“Takwa bukan hanya di lisan. Takwa adalah ketika seseorang berani meninggalkan yang haram meski tidak ada yang melihat, menjaga amanah ketika memiliki jabatan, dan tetap jujur ketika memiliki kesempatan untuk menyimpang,” ujar Galih.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat yang kuat bukan hanya dibangun oleh kekuasaan, tetapi oleh akhlak.

“Jika iman kuat, korupsi akan malu datang, kezaliman akan takut muncul, dan masyarakat akan hidup dalam keadilan,” katanya.(Red)

banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *