banner 970x250

HT Milwan Gandeng Akademisi Fisip USU Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Santri di Labuhanbatu

labuhanbatukini.id

LABUHANBATU — Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, menggelar kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan di Pondok Pesantren Salafiyah Raudhatul Ulum Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (8/7).

banner 325x300

Kegiatan tersebut menghadirkan akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Faisal Andi Mahrawa, sebagai narasumber utama. Agenda diikuti ratusan santri dan pengurus pesantren dalam suasana dialogis dan interaktif.

Kedatangan HT Milwan bersama rombongan disambut langsung oleh pimpinan pondok pesantren, Buya Dr. Buqori Fasa, beserta pengurus dengan lantunan selawat nabi.

Dalam pemaparannya, Faisal Andi Mahrawa menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, serta pembangunan karakter generasi muda di tengah perkembangan sosial dan teknologi yang semakin pesat.

Menurutnya, para santri perlu memiliki arah dan tujuan pendidikan yang jelas sejak dini agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

“Santri harus memiliki tujuan yang jelas dalam pendidikan. Tentukan arah sejak awal agar proses belajar lebih fokus,” ujar Faisal di hadapan peserta.

Ia juga mendorong para santri untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan akses informasi guna mencari peluang pendidikan, termasuk berbagai program beasiswa prestasi.

Faisal menegaskan keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Ia membagikan pengalaman akademiknya yang ditempuh melalui jalur beasiswa, mulai dari pendidikan sarjana di Universitas Airlangga, magister di Universitas Indonesia, hingga meraih gelar doktor di Universitas Padjadjaran.

Selain aktif sebagai akademisi, Faisal juga dikenal sebagai pembicara dalam berbagai forum kebangsaan tingkat regional maupun nasional serta terlibat di bidang jurnalistik dan organisasi media.

Diskusi berlangsung aktif dengan sejumlah pertanyaan dari para santri terkait penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, strategi meraih prestasi akademik, hingga peluang mendapatkan beasiswa pendidikan.

Dalam sesi dialog, Faisal turut menekankan pentingnya adab dalam menuntut ilmu.
“Ilmu tanpa adab akan kehilangan arah,” katanya.

Sementara itu, HT Milwan menyampaikan kegiatan penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan pesantren dinilai penting untuk membentuk karakter generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.

“Kami ingin santri memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan,” ujar Milwan.

Pendamping kegiatan, Alhadi, mengatakan program Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan di Kabupaten Labuhanbatu difokuskan kepada pelajar dan generasi muda sebagai penerus bangsa.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari pimpinan pondok pesantren serta masyarakat sekitar. Selain mengikuti agenda sosialisasi, HT Milwan juga jiarah kemakam pendiri pondok pesantren Salafiyah Raudhatul Ulum didampingi pimpinan pondok Buya Dr. Buqori Fasa.(MS)

banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *