LABUHANBATU – Di tengah proses pemberangkatan calon jamaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu menuju Tanah Suci, seorang jamaah dari Kloter 13 harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Haji Medan, Rabu (6/5/2026).
Jamaah tersebut diketahui bernama Maslinawati, warga Kecamatan Panai Tengah. Kondisi kesehatannya dilaporkan menurun menjelang keberangkatan sehingga memerlukan penanganan intensif dari tim medis.
Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita, mendatangi langsung ruang perawatan untuk memastikan jamaah asal Labuhanbatu itu memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.

Dalam kunjungannya, Maya tidak hanya memberikan dukungan moril kepada pasien dan keluarga, tetapi juga berdialog dengan dokter serta tenaga medis mengenai perkembangan kondisi kesehatan Maslinawati.
Sebagai kepala daerah yang memiliki latar belakang dokter spesialis, Maya terlihat menanyakan secara rinci proses penanganan medis hingga kemungkinan pasien dapat kembali bergabung dengan rombongan jamaah haji apabila kondisi kesehatannya membaik dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Kami ingin memastikan jamaah haji asal Labuhanbatu tetap mendapatkan perhatian penuh. Pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan pelayanan terbaik diberikan,” ujar Maya.
Ia juga meminta agar kondisi pasien terus dipantau secara berkala dan perkembangan kesehatannya dilaporkan secara intensif guna membuka peluang keberangkatan sesuai rekomendasi medis dan ketentuan administrasi penyelenggaraan ibadah haji.
Kehadiran Bupati Labuhanbatu mendapat apresiasi dari pihak keluarga pasien. Di tengah situasi yang penuh kekhawatiran menjelang keberangkatan ibadah haji, kunjungan tersebut dinilai menjadi bentuk kepedulian dan penguatan moril bagi keluarga jamaah.
Peristiwa itu sekaligus mencerminkan perhatian pemerintah daerah terhadap pelayanan jamaah haji, termasuk bagi jamaah yang mengalami kendala kesehatan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.(LN)


















