banner 970x250

HT Milwan Tegas: Narkoba Musuh Bersama, Generasi Muda Harus Diselamatkan

Milwan: Perang Melawan Narkoba Harus Nyata, Generasi Muda Jadi Prioritas
labuhanbatukini.id, LABUSEL – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, HT Milwan, menegaskan bahwa upaya melawan penyalahgunaan narkotika harus diwujudkan dalam langkah konkret, terarah, dan berkelanjutan. Ia menilai, tanpa aksi nyata, ancaman narkoba akan terus menggerus masa depan generasi muda.(21/4)

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kegiatan ini menitikberatkan pada pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya dengan menyasar pelajar, santri, serta masyarakat umum.

banner 325x300

Menurut HT Milwan, generasi muda saat ini berada pada posisi paling rentan, sehingga harus menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan.

“Ini bukan lagi persoalan biasa. Narkoba adalah ancaman nyata. Jika tidak ditangani secara serius dan terukur, kita berisiko kehilangan satu generasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pernyataan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang secara terbuka mengakui tingginya tingkat penyalahgunaan narkoba di wilayah Sumatera Utara. Beberapa daerah, termasuk Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan, disebut berada dalam kategori rawan atau “zona merah”.

HT Milwan menegaskan, sosialisasi Ranperda tidak boleh berhenti pada penyampaian materi semata, tetapi harus memiliki arah yang jelas, yakni meningkatkan pemahaman, membangun kesadaran kolektif, serta mendorong aksi nyata pencegahan mulai dari lingkungan keluarga, dunia pendidikan, hingga masyarakat luas.

Dalam kesempatan yang sama, akademisi Dr. Faisal Andi Mahrawa sebagai narasumber memaparkan substansi Ranperda sekaligus menekankan pentingnya penguatan karakter sebagai benteng utama.

“Pengetahuan saja tidak cukup. Generasi muda harus memiliki ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif,” katanya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta. Para siswa, santri, dan masyarakat tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi yang membahas langkah-langkah konkret pencegahan di lingkungan masing-masing.

Tokoh masyarakat pesisir, H. Sugimanto, menilai kegiatan tersebut relevan dan tepat sasaran karena menyentuh langsung kelompok yang paling rentan.

“Edukasi seperti ini penting dan harus terus dilakukan. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari upaya nyata menyelamatkan generasi muda,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk kesadaran bersama bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat, dengan generasi muda sebagai prioritas utama yang harus dilindungi.(MS)

banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *